KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Unit Pengabdian Masyarakat (UPM), secara resmi meluncurkan program inovatif bertajuk “Pendampingan Akademik Terintegrasi untuk Mahasiswa Berprestasi” pada Selasa, 1 April 2026. Inisiatif yang melibatkan kolaborasi dengan berbagai unit akademik di kampus ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan dukungan komprehensif kepada mahasiswa yang memiliki potensi akademik tinggi.
Kegiatan peluncuran program diselenggarakan di Aula Utama Gedung Rektorat, Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari, Jalan Sultan Qaimuddin, Kendari. Acara tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Ir. Bambang Suryanto, M.Sc., para dekan dari berbagai fakultas, kepala unit pengabdian masyarakat, dan lebih dari 200 mahasiswa dari seluruh program studi yang tersedia di universitas ini.
Menurut paparan resmi yang disampaikan oleh Kepala Unit Pengabdian Masyarakat, Dr. Hendra Wijaya, S.Psi., M.Psi., program pendampingan akademik terintegrasi ini merupakan wujud nyata komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam memberikan kontribusi positif kepada pengembangan sumber daya manusia berkualitas di Sulawesi Tenggara. “Program ini hadir sebagai respons terhadap kebutuhan mahasiswa akan pendampingan akademik yang lebih personal dan terstruktur,” ungkap Dr. Hendra dalam sambutannya.
Program yang akan berjalan selama satu tahun akademik ini memiliki beberapa komponen utama yang dirancang secara menyeluruh. Pertama, adalah layanan mentoring akademik yang menghubungkan mahasiswa berprestasi dengan dosen pembimbing berpengalaman. Kedua, workshop dan seminar bulanan yang membahas isu-isu terkini dalam bidang akademik, penelitian, dan pengembangan karir. Ketiga, fasilitasi akses ke sumber belajar digital dan perpustakaan virtual internasional. Keempat, program beasiswa tambahan untuk mahasiswa berprestasi yang memenuhi kriteria tertentu. Kelima, kelas intensif persiapan untuk kompetisi akademik tingkat nasional dan internasional.
Direktur Akademik Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Andi Sutrisno, M.Pd., menjelaskan bahwa program ini telah melalui riset mendalam selama enam bulan. “Tim kami melakukan survey terhadap 500 mahasiswa untuk memahami kebutuhan akademik mereka secara spesifik. Hasil survei menunjukkan bahwa 78 persen mahasiswa membutuhkan pendampingan yang lebih intensif dalam proses pembelajaran, terutama dalam pengembangan keterampilan riset dan penulisan ilmiah,” kata Prof. Andi Sutrisno ketika diwawancarai setelah acara peluncuran.
Lebih lanjut, Prof. Andi menambahkan bahwa program ini juga memberikan pelatihan kepada para dosen untuk meningkatkan kompetensi mereka sebagai pembimbing akademik yang efektif. “Kami percaya bahwa kualitas pendampingan akademik bergantung pada kapabilitas dosen. Oleh karena itu, kami mengalokasikan sumber daya signifikan untuk pelatihan berkelanjutan bagi para dosen,” jelasnya.
Salah satu fitur unggulan dari program ini adalah Platform Pembelajaran Digital Terintegrasi (PPDT) yang dikembangkan oleh Pusat Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Kendari. Platform ini memungkinkan mahasiswa untuk mengakses materi pembelajaran, berdiskusi dengan mentor, mengunggah tugas akademik, dan mendapatkan feedback secara real-time. Sistem ini juga dilengkapi dengan analytics dashboard yang membantu dosen memantau perkembangan akademik mahasiswa secara lebih efisien.
Kepala Pusat Teknologi Informasi, Ir. Dian Puspitasari, S.T., M.T., menerangkan spesifikasi teknis platform tersebut. “PPDT kami integrasikan dengan Learning Management System (LMS) yang sudah berjalan di universitas. Sistem ini menggunakan artificial intelligence untuk memberikan rekomendasi materi pembelajaran yang dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan dan gaya belajar setiap mahasiswa,” ungkap Dian Puspitasari dengan antusias.
Keterlibatan mahasiswa dalam program ini mencerminkan antusiasme tinggi terhadap upaya pengembangan akademik. Salah satu mahasiswa peserta program, Anita Rahmawati, mahasiswa Prodi Teknik Informatika Semester 6, mengungkapkan harapannya. “Saya sangat excited mengikuti program ini. Selama ini, saya merasa butuh panduan lebih dalam mengembangkan penelitian skripsi saya. Dengan adanya mentor dan akses ke sumber belajar yang lebih luas, saya yakin kualitas penelitian saya akan meningkat signifikan,” kata Anita dengan penuh keyakinan.
Pendapat serupa juga dikemukakan oleh Ricky Hermawan, mahasiswa Prodi Akuntansi Semester 7. “Program ini memberikan harapan baru. Saya tertarik untuk mengikuti workshop persiapan kompetisi case study akuntansi tingkat nasional. Mudah-mudahan dengan pendampingan intensif, saya bisa membawa nama universitas dan daerah kita ke level nasional,” tutur Ricky dengan optimisme yang terukur.
Struktur kepesertaan program ini terbagi menjadi tiga kategori berbasis prestasi akademik dan potensi pengembangan. Kategori Pertama adalah mahasiswa dengan IPK minimal 3,50 yang tertarik untuk melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana atau mengembangkan karir akademik. Kategori Kedua adalah mahasiswa dengan IPK 3,00-3,49 yang menunjukkan dedikasi tinggi terhadap pengembangan akademik dan memiliki rencana karir yang jelas. Kategori Ketiga adalah mahasiswa dengan potensi pengembangan akademik yang tinggi meskipun IPK mereka berada di bawah 3,00, tetapi memiliki kepribadian dan motivasi yang luar biasa.
Ketua Panitia Pelaksana Program Pendampingan Akademik Terintegrasi, Dr. Suryani Kadir, S.E., M.M., menjelaskan proses seleksi peserta yang transparan dan objektif. “Seleksi peserta menggunakan kombinasi dari data akademik dan assessment mendalam melalui wawancara dengan tim mentor. Kami juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk merekomendasikan diri mereka sendiri dengan menjabarkan motivasi dan tujuan akademik mereka,” papar Dr. Suryani.
Pendanaan program ini berasal dari berbagai sumber, termasuk anggaran universitas, kerjasama dengan industri, dan sumbangan dari alumni sukses Universitas Muhammadiyah Kendari. Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Ir. Bambang Suryanto, M.Sc., dalam pidatonya menekankan komitmen institusional terhadap program ini. “Investasi dalam pengembangan akademik mahasiswa adalah investasi untuk masa depan pendidikan berkualitas di daerah kita. Saya berjanji bahwa universitas akan terus mendukung program ini dengan sumber daya yang memadai,” kata Dr. Bambang Suryanto dengan penuh penekanan.
Dampak jangka panjang dari program ini diperkirakan akan signifikan terhadap ekosistem akademik Universitas Muhammadiyah Kendari. Pertama, program ini diharapkan meningkatkan prestasi akademik mahasiswa secara keseluruhan, khususnya dalam hal publikasi ilmiah dan kompetisi akademik. Kedua, program ini akan memperkuat hubungan antara mahasiswa dan dosen, menciptakan komunitas pembelajaran yang lebih kohesif. Ketiga, program ini dapat meningkatkan reputasi universitas di tingkat regional dan nasional melalui pencapaian akademik mahasiswa yang lebih menonjol.
Selain dampak internal, program ini juga diharapkan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat luas melalui penelitian-penelitian mahasiswa yang relevan dengan permasalahan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Sulawesi Tenggara. Dr. Hendra Wijaya menegaskan, “Unit Pengabdian Masyarakat kami percaya bahwa pendidikan berkualitas harus berdampak langsung kepada pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, kami akan memfasilitasi mahasiswa untuk mengarahkan penelitian mereka kepada isu-isu strategis yang dihadapi masyarakat Kendari dan sekitarnya.”
Beberapa kemitraan strategis juga sudah terjalin untuk mendukung kesuksesan program ini. Universitas Muhammadiyah Kendari telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan tiga perguruan tinggi terkemuka di Indonesia untuk pertukaran dosen, mahasiswa, dan akses ke sumber belajar digital. Selain itu, juga ada kerjasama dengan beberapa perusahaan besar di Kendari untuk memberikan kesempatan magang dan mentoring bagi mahasiswa berprestasi.
Jadwal kegiatan program telah disusun dengan detail dan akan dimulai pada Mei 2026. Setiap bulan akan ada minimal dua aktivitas utama, mulai dari mentoring one-on-one, workshop tematik, hingga field research ke lokasi-lokasi strategis di Kendari yang relevan dengan topik penelitian mahasiswa.
Antusiasme dari berbagai pihak terhadap peluncuran program ini menunjukkan adanya kesadaran kolektif tentang pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di kampus. Civitas akademika Universitas Muhammadiyah Kendari, dari tingkat manajemen hingga mahasiswa, tampak berkomitmen penuh untuk menjadikan program ini sebagai katalis perubahan positif dalam lanskap pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara.
Dengan diluncurkannya Program Pendampingan Akademik Terintegrasi ini, Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan perannya sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan zaman dan dedikasi terhadap pengembangan sumber daya manusia berkualitas. Langkah progresif ini diharapkan menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya di kawasan Sulawesi Tenggara untuk terus berinovasi dan meningkatkan standar akademik mereka demi kemajuan pendidikan nasional yang berkelanjutan.