Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari kembali mencatatkan pencapaian signifikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan dan layanan masyarakat. Kali ini, Unit Pengabdian Masyarakat (UPM) institusi yang berlokasi di jantung Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, berhasil meraih akreditasi institusional dengan peringkat “B” dari Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) pada Kamis, 13 April 2026. Pencapaian ini menjadi bukti nyata dari komitmen berkelanjutan universitas dalam meningkatkan standar kualitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sertifikat akreditasi yang diterima oleh Universitas Muhammadiyah Kendari mengukuhkan posisi institusi ini sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terdepan di kawasan Sulawesi Tenggara. Akreditasi institusional, yang berlaku selama lima tahun ke depan, mencerminkan bahwa universitas telah memenuhi standar minimal dan indikator kinerja yang ditetapkan oleh badan akreditasi nasional dalam hal tata kelola, sumber daya, kemitraan, hingga dampak sosial bagi masyarakat luas.
### Latar Belakang Perjalanan Akreditasi
Perjalanan menuju akreditasi institusional bukanlah sesuatu yang datang dengan mudah. Sejak tiga tahun lalu, Universitas Muhammadiyah Kendari telah melakukan perencanaan strategis yang matang guna meningkatkan seluruh aspek operasional kampus. Unit Pengabdian Masyarakat, sebagai salah satu pilar utama dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, menjadi fokus utama dalam perbaikan dan peningkatan mutu.
Dr. Suharno, M.Pd., selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, mengungkapkan bahwa persiapan akreditasi dimulai sejak tahun 2023 dengan melibatkan seluruh stakeholder internal maupun eksternal. “Kami memahami bahwa akreditasi bukan hanya sekadar sertifikat yang menghiasi dinding kantor rektorat. Lebih dari itu, akreditasi adalah bukti komitmen kami kepada masyarakat bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari mampu menyelenggarakan pendidikan dan pengabdian dengan standar kualitas yang layak,” ujar Rektor Suharno dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Aula Utama Kampus Kendari pada Jumat, 14 April 2026.
Dokumentasi dan pelaporan yang sistematis menjadi kunci utama dalam proses akreditasi. Tim internal yang dibentuk khusus untuk mempersiapkan akreditasi melakukan audit diri secara komprehensif, mengidentifikasi kelemahan, dan merumuskan rencana perbaikan yang terukur. Tidak hanya itu, universitas juga melakukan benchmarking dengan perguruan tinggi lain yang telah lebih dulu mendapatkan akreditasi institusional dengan peringkat yang lebih tinggi.
### Strategi Peningkatan Mutu Unit Pengabdian Masyarakat
Unit Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kendari, yang secara struktural dipimpin oleh Dr. Hendra Wijaya, M.Si., telah mengembangkan strategi multi-dimensi untuk meningkatkan kualitas program-program pengabdian. Strategi tersebut mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur pendukung, pengembangan kemitraan strategis, serta peningkatan dampak sosial dari setiap program yang dijalankan.
“Pengabdian masyarakat bukan sekadar tentang memberikan bantuan sosial semata, tetapi harus berbasis pada penelitian, inovasi, dan pemberdayaan yang berkelanjutan,” terang Dr. Hendra Wijaya dalam wawancara eksklusif dengan redaksi. Menurutnya, Unit Pengabdian Masyarakat telah merancang program-program yang terintegrasi dengan kurikulum pendidikan dan penelitian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari.
Salah satu inisiatif unggulan yang menjadi sorotan dalam evaluasi akreditasi adalah Program Klinik Pendidikan Gratis untuk Anak-Anak Kurang Mampu di Kelurahan Mandonga. Program ini melibatkan mahasiswa semester akhir dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebagai tutor, di bawah bimbingan dosen pengampu. Sejak diluncurkan pada tahun 2024, program ini telah membimbing lebih dari 350 anak dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah, membantu mereka persiapan ujian sekolah serta mendalami mata pelajaran yang sulit dipahami.
Program lainnya yang mendapat pengakuan positif dari tim penilai adalah Pelatihan Keterampilan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk Ibu-Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Perumnas Raya. Melalui program ini, Unit Pengabdian Masyarakat memberikan pelatihan pembuatan produk olahan pangan bernilai tambah, pemasaran digital, dan pengelolaan keuangan usaha. Lebih dari 200 perempuan telah mengikuti program ini dan rata-rata mereka berhasil meningkatkan pendapatan rumah tangga hingga 40 persen dalam setahun pertama menjalankan usaha mereka.
### Perbaikan Infrastruktur dan Fasilitas
Dalam upaya meningkatkan mutu, Universitas Muhammadiyah Kendari juga telah menginvestasikan dana signifikan untuk perbaikan dan pengembangan infrastruktur. Kantor Unit Pengabdian Masyarakat yang terletak di Gedung F Kampus Utama telah direnovasi dengan penambahan ruang kerja modern, perpustakaan mini untuk mendokumentasikan laporan pengabdian, dan ruang pertemuan yang dapat digunakan untuk koordinasi dengan mitra eksternal.
Penambahan peralatan pendukung program juga menjadi fokus investasi universitas. Laboratorium pembelajaran portable, peralatan pelatihan keterampilan, serta perangkat teknologi informasi untuk dokumentasi dan pelaporan program telah disediakan untuk mendukung implementasi program-program pengabdian yang lebih efektif dan terukur.
### Kemitraan Strategis dan Kolaborasi
Kemitraan strategis menjadi salah satu aspek penting yang diperhatikan dalam peningkatan mutu Unit Pengabdian Masyarakat. Universitas Muhammadiyah Kendari telah menjalin kolaborasi dengan berbagai pemerintah daerah, organisasi non-pemerintah, sektor swasta, serta institusi pendidikan lainnya untuk memperkuat program-program pengabdian.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kendari, Drs. M. Amirullah, M.Pd., memuji inisiatif Universitas Muhammadiyah Kendari dalam pengabdian masyarakat. “Program-program yang dirancang oleh Unit Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kendari telah memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di komunitas yang kurang terlayani oleh layanan publik. Kami sebagai pemerintah sangat menghargai komitmen ini dan siap memperluas kerjasama di masa depan,” ujarnya saat dihubungi untuk memberikan tanggapan atas akreditasi yang diraih universitas tersebut.
Selain itu, Unit Pengabdian Masyarakat juga menjalin kerjasama dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamar Dagang dan Industri Kota Kendari, serta sejumlah organisasi masyarakat sipil yang fokus pada pengembangan komunitas dan pemberdayaan ekonomi lokal.
### Dampak dan Manfaat Akreditasi
Akreditasi institusional yang diraih oleh Unit Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kendari membawa dampak positif yang cukup signifikan. Pertama, dari perspektif internal universitas, akreditasi ini meningkatkan kredibilitas institusi di mata publik, khususnya calon mahasiswa dan masyarakat luas. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa universitas mampu mengelola program-program akademik dan pengabdian dengan standar kualitas yang terakreditasi secara nasional.
Kedua, akreditasi memberikan motivasi tambahan bagi dosen dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan performa mereka dalam melaksanakan program-program pengabdian. “Akreditasi adalah pencapaian kolektif yang membutuhkan kerja keras seluruh tim. Ini menjadi bukti bahwa dedikasi kami selama ini dihargai dan diakui oleh lembaga yang independen,” kata Ibu Siti Nurhaliza, M.A., Koordinator Program Pengabdian Masyarakat Bidang Pendidikan pada saat perayaan pencapaian akreditasi di kantor Unit Pengabdian Masyarakat.
Ketiga, dari perspektif masyarakat, akreditasi ini menjadi jaminan bahwa program-program pengabdian yang diberikan oleh universitas telah melalui proses evaluasi ketat dan memenuhi standar kualitas internasional. Masyarakat penerima manfaat dapat memiliki kepercayaan yang lebih besar terhadap relevansi dan kualitas program yang mereka terima.
### Tantangan dan Rencana Pengembangan Ke Depan
Meskipun telah meraih akreditasi institusional dengan peringkat “B”, Universitas Muhammadiyah Kendari tetap realistis dalam melihat tantangan yang masih dihadapi. Dr. Hendra Wijaya mengakui bahwa masih ada ruang untuk peningkatan menuju akreditasi dengan peringkat “A” di periode akreditasi berikutnya.
“Kami tidak akan berpuas diri dengan pencapaian ini. Feedback dari tim penilai memberikan rekomendasi spesifik untuk peningkatan lebih lanjut, terutama dalam hal dokumentasi dampak jangka panjang program, penguatan evaluasi program, dan peningkatan keterlibatan masyarakat dalam perencanaan program,” jelas Dr. Hendra Wijaya sambil menunjukkan dokumen laporan hasil visitasi dari tim penilai.
Rencana pengembangan untuk lima tahun ke depan mencakup ekspansi program pengabdian ke daerah-daerah perbatasan di Sulawesi Tenggara, pengembangan program unggulan yang inovatif dan berkelanjutan, serta peningkatan kapasitas pendokumentasian dan evaluasi program agar lebih terukur dan berbasis data.
Rektor Suharno juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas departemen dalam universitas untuk mencapai target peningkatan mutu yang lebih tinggi. “Akreditasi institusional ini harus melibatkan komitmen tidak hanya dari Unit Pengabdian Masyarakat, tetapi seluruh komponen universitas, termasuk Fakultas, lembaga penelitian, dan bagian-bagian administrasi lainnya,” katanya dengan penuh penekanan.
### Penutup
Pencapaian akreditasi institusional oleh Unit Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kendari merupakan milestone penting dalam perjalanan pengembangan institusi. Sertifikat “B” yang diterima pada 13 April 2026 tidak hanya mencerminkan upaya keras seluruh tim universitas, tetapi juga mengukuhkan komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di kawasan Sulawesi Tenggara.
Ke depannya, dengan akreditasi institusional ini sebagai fondasi kuat, Universitas Muhammadiyah Kendari siap untuk terus berinovasi dan meningkatkan standar mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya untuk juga berkomitmen pada peningkatan mutu berkelanjutan demi kemajuan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat Indonesia.
—
Redaksi berterima kasih kepada Rektorat Universitas Muhammadiyah Kendari atas data dan informasi yang telah diberikan dalam penyusunan artikel ini.